Keluargaku

Daftar Isi

Cara Melacak No Hp

Kokoro no tomo

Iklan Gratis Tis..

Showing posts with label Dokumen. Show all posts
Showing posts with label Dokumen. Show all posts

Cara Membuat Proposal Kegiatan

Sistematika contoh proposal kegiatan
1.Judul Proposal
Contoh judul proposal kegiatan misalnya PROPOSAL KEGIATAN PENTAS SENI BUDAYA
2.Latar Belakang
Latar belakang proposal kegiatan ini isinya adalah dasar dan alasan kegiatan itu perlu dilakukan
3.Tujuan
Tujuan proposal kegiatan adalah manfaat atau hasil yang diharapkan dari diadakannya kegiatan tersebut
4.Kegiatan
Kegiatan proposal ini menjelaskan kegiatan pokok yang akan dilaksanakan dan dilampirkan dengan jadwal kegiatan secara lengkap
5.Anggaran
Anggaran dari proposal kegiatan ini harus dilampirkan secara terperinci dan sedetail mingkin

Di bawah ini adalah contoh dari proposal kegiatan

Contoh Proposal

======================================================

Proposal Kegiatan Festival Pentas Seni Dan Budaya


I. LATAR BELAKANG
Seiring perkembangan waktu dan pesatnya perkembangan teknologi dan informasi serta kurangnya minat dan perhatian para pemuda terhadap seni dan budaya asli milik Indonesia yang semestinya kita lestarikan kini tenggelam di tengah-tengah begitu kuatnya arus budaya asing yang masuk hingga ke pelosok-pelosok desa. Hanya sedikit saja ada seorang remaja ataupun pemuda kita yang bisa membawakan tarian tradisional dan sesuatu yang aneh jika kita menemukan seseorang yang mengenakan batik dalam kesehariannya. Pergeseran adat dan budaya tampaknya telah merubah wajah anak-anak negeri yang lebih memilih budaya asing untuk mereka banggakan. Masuknya budaya barat yang mendapat respon positif dari kalangan remaja tanpa adanya filter dan penyeimbang dari budaya lokal mengakibatkan para remaja, pemuda dan sebagian besar masyarakat mengalami kerancuan dalam memahami dan membedakan antara budaya asli milik Indonesia dengan budaya asing. Melihat kondisi dan fakta di atas pantas kiranya kita memberikan perhatian lebih terhadap permasalahan tersebut dan inilah yang menjadi latarbelakang kami sebagai organisasi Mahasiswa "Indonesia Sosial Komunitas" (INSOSKOM) akan menyelenggarakan kegiatan Festival lintas kampus dan Pentas Seni Budaya 

IIMAKSUD DAN TUJUAN

Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945, Indonesia Sosial Komunitas selaku organisasi kepemudaan dan mahasiswa ingin mengadakan acara Festival lintas kampus dan pentas seni budaya yang bertujuan untuk

A. Untuk memperingati dan memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Yang Ke 69
B. Untuk melestarikan dan menumbuhkan minat terhadap seni dan budaya asli Indonesia
C. Untuk membangun kebersamaan dan membangun kreativitas para pemuda

III. KEGIATAN

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

Pentas seni dan budaya ini akan kami laksanakan pada
Hari     :
Tanggal :
Waktu : 10.00 s/d selesai
Tempat : Gedung Aula Universitas BINA KARYA

SUSUNAN ACARA

Terlampir

SUSUNAN PANITIA

Terlampir
IV. ANGGARAN

Terlampir

Contoh Anggaran Proposal Kegiatan


contoh anggaran proposal
contoh anggaran proposal kegiatan


Baca juga artikel tentang panduan membuat proposal usaha dan kegiatan di cara membuat proposal usaha dan proposal kegiatan dan contoh proposal usaha dan bantuan dana

Makalah Bahasa Indonesia

DAFTAR ISI
Pendahuluan............................................................................2
Latar  Belakang.......................................................................2
Rumusan Masalah....................................................................3
Tujuan Pembahasan.................................................................3
Pembahasan.........................................................................4
Keadaan Bahasa Indonesia di Indonesia..................................4
Kedudukan Dan Fungsi Bahasa Indonesia…….....................5
Peran Bahasa Indonesia Dalam Pembangunan.........................8
Peran Bahasa Indonesia Di Era Globalisasi...................................10
Penutup...................................................................................13
Simpulan.............................................................................13
Daftar Pustaka................................................................14
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG

       Negara Indonesia adalah negara berkembang didunia yang terdiri dari ribuan pulau, memiliki keanekaragaman budaya, suku, ras dan agama. Sebagai negara yang mejemuk dan banyak memiliki perbedaan, menjadi kelebihan dan juga sekaligus kelemahan yang jika perbedaan tersebut dikedepankan

       Dari letak geografis, posisi wilayah negara Indonesia terletak diantara dua benua dan dua samudra. Terletak antara benua Asia dan benua Australia serta antara samudra Hindia dan samudra Pasifik. Letak yang sangat strategis karena merupakan sebagai persimpangan lalu lintas dunia dan berpengaruh terhadap perkembangan ekonomi Indonesia itu sendiri

       Selain letak wilayahnya yang strategis, Indonesia juga memiliki kekayaan alam yang melimpah yang terbentang dari darat sampai laut yang semua itu tidak dimiliki oleh negara lain dan keadaan tersebut memiliki potensi munculnya masalah terutama permasalahan sengketa wilayah laut antar negara tetangga

       Dari beberapa keadaan diatas, Indonesia memiliki potensi konflik yang tinggi baik itu konflik yang bersifat eksternal maupun internal, dan disinilah perlu adanya satu kesamaan yang bisa mempersatukan indonesia tanpa mengedepankan perbedaan untuk memperkokoh rasa nasionalisme dan setia untuk mempertahankan indonesia dari ancaman-ancaman negara luar dalam bentuk apapun
1.2. RUMUSAN MASALAH

       Berdasarkan uraian diatas dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut
Bagaimana keadaan bangsa Indonesia saat ini
Mengapa bahasa Indonesia penting dalam membangun bangsa?
Bagaimana bahasa Indonesia dapat membantu membangun bangsa ini?
1.3. TUJUAN PEMBAHASAN
Diharapkan mahasiswa mengerti akan keadaan bangsa Indonesia saat ini
Diharapkan mahasiswa dapat turut serta dalam membangun bangsa ini dengan mencintai budaya sendiri dan mengedepankan persamaan
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. KEADAAN BAHASA INDONESIA DI INDONESIA
Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak lupa akan sejarah bangsanya dan jika kita 
menoleh kebelakang bagaimana bahasa menjadi alat pemersatu bangsa yang mampu mengedepankan 
persamaan dan mengesampingkan perbedaan

Pada saat ini bahasa indonesia sudah menjadi bahasa pengantar dalam dunia pendidikan dan berbagai 
kegiatan kenegaraan akan tetapi pada kehidupan sehari-hari di beberapa lapisan masyarakat masih 
menggunakan bahasa daerah dan sebaliknya di beberapa lapisan masyarakat yang lain,menggunakan 
bahasa asing dianggap memiliki tingkatan level dan prestisius yang lebih tinggi jika dibandingkan 
menggunakan bahasa Indonesia
2.2. KEDUDUKAN DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA

       Jika dilihat dari kedudukannya, bahasa Indonesia mempunyai empat kedudukan, yaitu sebagai bahasa persatuan, bahasa nasional, bahasa negara, dan bahasa resmi. Dalam perkembangannya, bahasa Indonesia adalah bahasa budaya dan bahasa ilmu. Keenam kedudukan ini mempunyai fungsi yang berbeda, meskipun pada prakteknya bisa saja muncul secara bersama-sama dalam satu peristiwa, atau hanya muncul satu atau dua fungsi saja.

       Dalam hubungannya sebagai alat pemersatu suku dan budaya yang memiliki latar belakang yang berbeda, bahasa Indonesia justru dapat menselaraskan hidup sebagai bangsa yang satu tanpa meinggalkan identitas kesukuan dan kesetiaan kepada nilai-nilai sosial budaya. Bahkan, dengan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuani, kepentingan nasional diposisikan jauh di atas kepentingan daerah dan golongan

       Latar belakang budaya dan bahasa yang berbeda-beda berpotensi sebagai penghambat hubungan antar daerah dan antar budaya. Tetapi, melalui bahasa Indonesia, etnis yang satu bisa berhubungan dengan etnis yang lain sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman. Apa pun latar belakang etnisnya, kita dapat bepergian ke pelosok tanah air dengan memanfaatkan bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi

       Kenyataan ini berperan penting dalam penyebarluasan bahasa Indonesia dalam fungsinya sebagai alat perhubungan antar daerah dan antarbudaya. Semuanya terjadi karena semakin baiknya sarana perhubungan, bertambah banyaknya jumlah perkawinan antar suku, dan bertambah banyaknya perpindahan pegawai negeri atau swasta dari satu daerah ke daerah yang lain

       Kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dikenal sejak 17 Agustus 1945 ketika bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Bahasa Indonesia mencerminkan nilai-nilai sosial budaya kebangsaan, dan dari bahasa nasional ini, Indonesia menyatakan harga diri dan nilai-nilai budaya yang dapat dijadikan pegangan hidup dan sebagai lambang identitas nasional

       Dengan di berlakukannyanya Undang-undang Dasar 1945, kedudukan bahasa Indonesia bertambah sebagai bahasa resmi. Dalam kedudukannya sebagai bahasa negara, bahasa Indonesia digunakan dalam  upacara, peristiwa, dan kegiatan kenegaraan, baik secara lisan maupun tulis. Pidato-pidato kenegaraan ditulis dan diucapkan dengan bahasa Indonesia

       Penulisan dan penerjemahan buku-buku teks serta penyajian pelajaran di lembaga-lembaga pendidikan untuk masyarakat umum dilakukan dengan menggunakan bahasa Indonesia. Dengan demikian, masyarakat Indonesia tidak lagi bergantung kepada bahasa-bahasa asing (bahasa sumber). Pada tahap ini, bahasa Indonesia bertambah perannya sebagai bahasa ilmu.
2.3. PERAN BAHASA INDONESIA DALAM PEMBANGUNAN

       Untuk dapat meminimalisir adanya gejolak yang mengancam kerukunan dan kesatuan bangsa, bahasa Indonesia adalah sebagai alat pemersatu untuk menjaga stabilitas nasional sehingga tercipta masyarakat yang kondusif yang pada akhirnya mempercepat proses pembangunan di berbagai bidang di seluruh wilayah nusantara

       Proses pembangunan yang terfokus hanya dapat terwujud jika suatu bangsa dan masyarakatnya hidup dalam suana damai dan rukun dan bahasa Indonesia telah menjalankan perannya untuk menjaga stabilitas nasional yang merupakan syarat untuk mempercepat proses pembangunan dan dalam hal ini bahasa ini turut berperan dalam membangun Indonesia baik dari aspek manusianya maupun pembangunan infrastrukturnya

       Dalam rangka memperkuat peran bahasa Indonesia dalam pembangunan maka dibutuhkan pengembangan bahasa Indonesia itu sendiri. Bergulirnya era globalisasi yang mempengaruhi semua aspek kehidupan baik itu budaya, ilmu dan teknologi membawa pengaruh terhadap perkembangan bahasa Indonesia. Luas wilayah dan bentuk negara kepulauan yang dipisahkan oleh laut dan memiliki latar belakang bahasa daerah masing-masing sangat memungkinkan terjadinya perubahan kosa kata dan dialek di tiap-tiap daerah . Untuk menjaga keutuhan bahasa Indonesia, komunikasi yang intensif antar daerah harus dioptimalkan.
2.3. PERAN BAHASA INDONESIA DI ERA GLOBALISASI

       Dalam proses perjalanan suatu bangsa, pastilah akan melakukan suatu hubungan dengan bangsa lain dan tidak terkecuali bangsa Indonesia yang mana semakin hari hubungan yang terjadi antar bangsa-bangsa di dunia menjadi semakin intens sebagai akibat dari perkembangan teknologi yang menciptakan hubungan antar berbagai negara semakin meluas

       Di era globalisasi ini, peran bahasa Indonesia perlu digalakkan oleh setiap warga negara. Hal ini bertujuan agar bangsa Indonesia tidak terbawa oleh pengaruh dan budaya asing yang tidak sesuai dengan bahasa dan budaya bangsa Indonesia. Pengaruh asing yang tidak sesuai dengan budaya bangsa hanya akan mengikis identitas bangsa indonesia dan salah satunya adalah bahasa Indonesia

       Pertukaran informasi yang sangat luas yang terjadi di era globalisasi seperti sekarang ini sangat rentan terhadap pergeseran nilai budaya dan salah satu cara yang dapat ditempuh untuk menghindari pergeseran nilai budaya adalah dengan kesadaran dan setia terhadap budaya asli bangsa indonesia yang salah satunya adalah bahasa indonesia

       Sikap kesetiaan berbahasa Indonesia tercermin jika bangsa Indonesia lebih suka memakai bahasa Indonesia daripada bahasa asing namun tetap terbuka dengan budaya asing dengan memahami batasan-batasan yang tidak bertentangan dengan norma, etika, dan budaya sendiri. Bangsa Indonesia tidak mungkin menutup diri dari hubungan internasional. Oleh karena itu, bisa membedakan mana pengaruh positif dan mana pengaruh yang negatif adalah suatu keharusan.

       Sikap positif dengan menunjukkan rasa cinta kepada bahasa, tanah air, dan memahami identitas bangsa adalah perisai untuk tetap eksis dalam era globalisasi tanpa harus merendahkan dan bersikap kaku terhadap budaya bangsa lain
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN

       Secara formal bahasa Indonesia mempunyai empat kedudukan, yaitu sebagai bahasa persatuan, bahasa nasional, bahasa negara, dan bahasa resmi. Selain memiliki peran penting di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, Dengan demikian bahasa Indoensia dan juga bahasa daerah memiliki peran penting di dalam memajukan pembangunan masyarakat di dalam berbagai aspek kehidupan.
DAFTAR PUSTAKA
Karena ini hanyalah sebagai contoh makalah maka untuk daftar pustaka tidak saya sertakan namun pada intinya daftar pustaka adalah sumber bahan/referensi yang anda jadikan rujukan dalam pembuatan makalah tersebut, misalnya anda mendapatkan sumber dari internet seperti wikipedia maka anda masukkan alamat/link dari sumber rujukan tersebut dan sebaiknya sumber referensi berasal dari banyak sumber yang kompeten dan obyektif tentunya



Pidato Pendidikan

Assalamualaikum Wr.Wb.
Yang terhormat Bapak Kepala Sekolah
Yang saya hormati Bapak Ibu guru dan teman-teman yang saya cintai.

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, atas karunia dan nikmat yang telah diberikan kepada kita semua sehingga kita dapat berkumpul disini dalam satu wadah lembaga pendidikan yang kita cintai ini. Selanjutnya terimakasih saya ucapkan atas tempat dan waktu yang diberikan kepada saya untuk membawakan pidato singkat tentang pentingnya pendidikan untuk membangun generasi muda yang berkarakter dan harapan saya semoga apa yang saya sampaikan dari pidato singkat ini dapat memberikan manfaat baik bagi saya pribadi, teman-teman dan semua yang hadir di sini.

Berbicara tentang pendidikan di Indonesia kita tidak pernah lepas dari seorang figur yang familiar dalam dunia pendidikan dimana 125 tahun yang lalu tepatnya 2 Mei 1889 seorang putra dilahirkan, dialah salah satu putra terbaik yang pernah dimiliki bangsa ini. Dia kita kenal sebagai pelopor pendidikan dan sebagai bapak pendidikan dan juga merupakan salah satu tokoh perjuangan dalam merebut kemerdekaan. Ki Hadjar Dewantara begitulah beliau kita panggil, beliau adalah figur dan seorang tokoh panutan yang memperjuangkan hak-hak kita untuk dapat menikmati dan mengenyam pendidikan yang pada masa itu hanya dapat dinikmati oleh para bangsawan dan kaum priyai.

Semangat dan kegigihan beliau sudah sepantasnya menjadi teladan bagi kita semua dalam menuntut ilmu terlebih lagi kita saat ini hidup di alam kemerdekaan tanpa intimidasi dan diskriminasi. Kita adalah sebagai generasi penerus bangsa yang hidup ditengah-tengah persaingan global baik itu dibidang ekonomi, teknologi dan informasi, juga dalam persenjataan dan pertahanan. Kita hidup dalam kemajemukan baik suku, budaya, ras dan agama yang mana semua itu menjadikan kita sebagai bangsa yang besar namun disisi lain kesemuanya itu dapat menjadi bumerang bagi kita sendiri jika kita masih hidup dalam dunia kebodohan. Tentu kita tidak ingin seperti dulu yang mudah dipecah belah oleh negara luar dengan isu-isu sara,ras dan agama.
Bapak dan Ibu guru staf pengajar dan rekan-rekan siswa siswi yang saya hormati...

Menyikapi apa yang saya sampaikan di atas, sudah saatnya kita sadar bahwa pendidikan adalah faktor terpenting agar kita mampu bersaing dengan negara-negara maju seperti Amerika, Cina, Jepang, Inggris, Francis dan negara-negara barat maupun negara-negara eropa lainnya. Sudah saatnya bangsa ini menjadi bangsa yang mandiri dalam segala aspek baik itu ekonomi, politik, budaya, teknologi dan aspek-aspek lainnya dan kesemuanya itu tidak mungkin dapat terwujud tanpa didukung dengan sumber daya manusia yang berkualitas, cerdas, disiplin dan memiliki kepribadian yang berkarakter.

Sudahkah kita memiliki kemampuan untuk bersaing dengan negara-negara maju dan sudahkah kita menjadi bangsa yang mandiri? Harus kita akui, kita masih jauh dari semua yang di cita-citakan para pejuang yang mendahului kita. Bahkan sangat miris kita juga harus mengakui bahwa masih banyak di luar sana orang-orang yang tidak mampu mengenyam pendidikan hanya karena faktor ekonomi dan sebagian lainnya hanya sampai tingkat dasar karena rendahnya kesadaran tentang pentingnya pendidikan. Mereka lebih memilih bekerja keras sejak usia dini untuk mendapatkan penghidupan ketimbang duduk di bangku sekolah yang mereka anggap hanya menambah beban hidup dan membuang-buang waktu.

Lemahnya kesadaran akan pentingnya pendidikan dan terbatasnya ekonomi menjadi dua penyebab terbesar para orang tua enggan untuk menyekolahkan anak-anak mereka. Tentu ini menjadi tugas kita semua sebagai elemen bangsa agar semua permasalahan tersebut dapat terselesaikan.

Mencetak generasi muda yang cerdas dan berkarakter dapat tercipta dengan adanya dukungan dari semua elemen. Pemerintah hendaknya memberikan kemudahan dan meringankan bagi mereka yang tidak mampu secara ekonomi baik itu dengan program-program sekolah gratis maupun tunjangan beasiswa lainnya. dan untuk lembaga-lembaga pendidikan hendaknya terus menggali dan menerapkan sistem pendidikan yang bermutu dan untuk para orang tua hendaknya menjadi motivator bagi anak-anak mereka untuk semangat menimba ilmu dan terakhir kita sebagai pelajar hendaknya konsisten dan bersungguh-sungguh dalam belajar dan menempuh pendidikan sampai ke jenjang tertinggi.

Dengan adanya dukungan dari semua komponen dan mensinergikan semua elemen dalam satu pemikiran dan cita-cita untuk memajukan pendidikan, bukan sesuatu yang mustahil negara ini akan mampu menjadi negara yang besar, maju, dan disegani oleh negara lain terlebih lagi Indonesia pada hakikatnya adalah negara yang kaya akan sumberdaya alamnya dan jika dikelola dengan sumberdaya manusia yang cerdas dan berkualitas tentu sangat mudah untuk menjadi negara yang mandiri dalam bidang ekonomi.
Sebelum saya akhiri pidato tentang pendidikan ini, kembali saya tekankan baik itu untuk diri saya pribadi dan teman-teman semuanya, bahwa pendidikan tidak mengenal usia, status sosial, dan tidak dibatasi oleh ruang lingkup sosial dan tidak ada kata terlambat untuk belajar.

Demikian yang dapat saya sampaikan dari pidato pendidikan pada kesempatan ini dan apabila ada tutur-kata yang kurang berkenan saya mohon maaf atas segala kekurangan.
Wassalamualaikum Wr.Wb.

Surat Peryataan

SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama Lengkap              :
Tempat Tanggal Lahir   :
Jenis Kelamin                :
Agama                           :
Alamat Lengkap            :

Dengan ini menyatakan bahwa:
  1. Hingga saat ini saya masih tidak terikat kontrak dengan perusahaan/ instansi manapun.
  2. Masih berstatus lajang/ belum menikah.
  3. Bersedia ditempatkan di cabang perusahaan di seluruh Indonesia.
  4. Bersedia tidak menikah selama 2 tahun masa kerja.
  5. Tidak mengundurkan diri sebelum berakhirnya masa 2 tahun kontrak dengan alasan apapun.
  6. Tidak pernah melakukan tindak pidana apapun.
Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Apabila melanggar atau pernyataan ini tidak benar saya siap dituntut sesuai dengan hukum yang berlaku. Dengan ini saya siap menerima segala konsekuensi dari pernyataan yang saya buat ini.
Tarakan, 21 Januari 2014
Pembuat Pernyataan   

(Materai 6000)   

  

Surat Kuasa

Yang bertanda tangan dibawah ini

Nama : ETY ZUNAIDAR
Jenis Kelamin : Wanita
Tempat Tanggal Lahir : Medan, 21 Juni 1973
Alamat : Cipondoh Makmur Blok E. IV/01
RT 07/05 Kel. Cipondoh Makmur. Kec. Cipondoh
No. KTP : 32.75.02.1002.08617.

Memberikan kuasa kepada

Nama : IRAWANSYAH HASIBUAN 
Alamat : Puri Dewata Indah Blok. Ag. No. 27
RT. 03/02 Cipondoh Tangerang.
No. KTP : 367.105.13.00.02

Untuk pengambilan :

Satu Buah Yunit : BPKB Mobil Suzuki Baleno 
Nopol : B. 2628 YH
Warna : Abu-abu Metalik 
No. Mesin : G168-ID- 602036 
No. Angka : MHDSY416VJ-102036. 

Demikianlah Surat Kuasa ini saya buat untuk dipergunakan sebagaimana semestinya.

Tanggal, 20 Agustus 2007 

Yang Diberi Kuasa Yang Memberikan Kuasa





( IRAWANSYAH HASIBUAN ) ( ETY ZUNAIDAR ) 


Contoh 2
Saya yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama                         : Yusuf Fikri
Tempat/Tgl. Lahir       : Mamuju, 18 Oktober 1986
Pekerjaan                  : Pegawai
Alamat                        : Jl. Semar Mendem No 108 Surabaya
Memberikan kuasa pengambilan gaji untuk bulan ………..  dikarenakan saya sedang sakit. Oleh karena itu, saya akan memberikan kuasa kepada :
Nama                             : Firman Akbar
Tempat/Tgl. Lahir           : Sidoarjo, 10 Februari 1989
Pekerjaan                     : Swasta
Alamat                           : Perum Delta Sari BR No 39 Sidoarjo
Demikian Surat Kuasa ini kami buat dengan sebenar-benarnya agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
Surabaya, 24 Maret 2012
Penerima Kuasa                                                                            Pemberi Kuasa
Materai
Rp6.000,-
(Yusuf Fikri)                                                                                    (Firman Akbar)

Contoh 3


Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama             :Ahmad Fahmi
Pekerjaan       : Pegawai
Alamat            : Jl. Maju Terus no 66

Melalui surat ini telah memberi kuasa kepada :

Nama             : Muhammad Rokim
Pekerjaan       : Tukang Kebun
Alamat            : Jl. Pelangi Indah No 14

Untuk mewakili atau bertindak untuk dan atas nama pemberi kuasa sebagai …. (jabatan / kekuasaan pemberi kuasa, sebutkan pula dasar kekuatan dari pemberi kuasa, misalnya adanya SK).

Untuk itu penerima kuasa dikuasakan untuk… (tujuan pemberian kuasa).

Kekuasaan ini diberikan dengan hak untuk melimpahkan (recht van substitute) baik sebagian atau seluruhnya yang di kuasakan ini kepada orang lain.

Demikian surat kuasa ini dibuat untuk digunakan sebagaimana mestinya.

                                                                                                                   Juni ,______2011

Penerima kuasa                                                                                             Pemberi Kuasa

                                                                                                                           Materai

Muhammad Rokim                                                                                          Ahmad Fahmi